Pemantapan persepsi publikasi dan komunikasi digital sebagai upaya membangun penyampaian informasi kesehatan yang akurat, edukatif, dan terpercaya.
Dalam upaya meningkatkan kualitas komunikasi publik di era digitalisasi, RSUD Genteng Kabupaten Banyuwangi terus mendorong seluruh pegawai untuk menerapkan budaya bermedia secara bijak, bertanggung jawab, kritis, dan beretika, khususnya dalam penggunaan media sosial dan internet.
Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan literasi digital tersebut, Instalasi Farmasi RSUD Genteng melaksanakan kegiatan pemantapan dan persamaan persepsi antar pegawai terkait publikasi serta penyampaian informasi kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan dan sosialisasi mengenai teknik bermedia yang baik dan menarik bersama Tim Media Radar Banyuwangi yang telah dilaksanakan sebelumnya, Selasa (19/05/2026).
Kegiatan review materi pemantapan disampaikan oleh Nirwana Asri Diah Bitaloka, S.Farm, selaku tenaga kefarmasian pada Instalasi Farmasi RSUD Genteng dan diikuti oleh Kepala Instalasi Farmasi beserta seluruh pegawai Instalasi Farmasi RSUD Genteng.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak untuk menyamakan persepsi mengenai pentingnya penyampaian informasi yang akurat, jelas, edukatif, serta menarik agar mudah dipahami oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai dalam membangun komunikasi publik yang profesional dan terpercaya sebagai bagian dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala Instalasi Farmasi RSUD Genteng, apt. Ida Rosita Musyarofah NS, S.Si., M.Pharm.Sci, menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pegawai, baik dalam aspek literasi digital maupun kemampuan komunikasi publik.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan diikuti oleh pegawai lainnya, sehingga mampu menambah wawasan tidak hanya mengenai bermedia yang baik di era digitalisasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan public speaking dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Sejalan dengan materi yang disampaikan oleh Tim Media Radar Banyuwangi, pembahasan difokuskan pada teknik penulisan berita yang baik, pengambilan foto yang informatif, etika bermedia sosial, serta strategi penyusunan konten yang relevan dan berdampak positif.
Melalui pemahaman tersebut, diharapkan setiap unit kerja mampu menjadi perpanjangan informasi rumah sakit yang profesional, informatif, dan terpercaya dalam menyampaikan berbagai layanan kesehatan kepada masyarakat.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, seluruh pegawai Instalasi Farmasi RSUD Genteng didorong untuk mengimplementasikan hasil pembelajaran melalui penyusunan satu artikel kefarmasian oleh setiap pegawai. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis, menyampaikan informasi kesehatan secara edukatif, serta memperkuat budaya publikasi ilmiah dan komunikasi publik di lingkungan kerja.
Dengan adanya kegiatan ini, RSUD Genteng berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik agar informasi pelayanan kesehatan dapat tersampaikan secara optimal, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit. (*)
#RadarBanyuwangi